#
Informasi Publik 01 Oktober 2026

KKN Universitas Alma Ata Jadi Ruang Kolaborasi, Bapperida Dorong Magelang sebagai Living Laboratory

SRUMBUNG – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode II Tahun 2026 Universitas Alma Ata di Kabupaten Magelang resmi berakhir. Penarikan mahasiswa KKN dilaksanakan di Kecamatan Srumbung, Kamis (1/10/2026), sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Mewakili Kepala Bapperida Kabupaten Magelang, disampaikan apresiasi kepada Universitas Alma Ata, para dosen pembimbing, mahasiswa, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan KKN Tematik tersebut.

Dalam sambutannya, Bapperida menegaskan bahwa KKN tidak semata-mata merupakan kegiatan akademik, tetapi menjadi ruang perjumpaan antara ilmu pengetahuan dengan persoalan nyata di masyarakat.

“Mahasiswa membawa ilmu, gagasan, dan semangat muda. Masyarakat memberikan pengalaman serta pengetahuan lokal. Sementara pemerintah memfasilitasi agar kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembangunan,” disampaikan dalam sambutan Kepala Bapperida Kabupaten Magelang.

Menurut Bapperida, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi semakin penting dalam mendorong pembangunan yang berbasis pengetahuan, data, riset, kreativitas, dan inovasi.

Dalam konteks tersebut, Kabupaten Magelang terus mendorong gagasan Magelang sebagai Living Laboratory, yaitu ruang belajar dan berkolaborasi untuk menemukan serta menerapkan solusi atas berbagai persoalan nyata di masyarakat.

“Kami berharap pengalaman selama KKN di Kabupaten Magelang tidak berhenti pada selesainya masa penugasan. Pengetahuan, praktik baik, gagasan, maupun hasil kegiatan yang telah diperoleh dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat,” lanjutnya.

Bapperida juga menyampaikan bahwa berakhirnya masa KKN tidak harus dimaknai sebagai berakhirnya hubungan kerja sama. Jejaring yang telah terbentuk diharapkan dapat dilanjutkan melalui berbagai bentuk kolaborasi, antara lain penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi, maupun pendampingan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Kepada para mahasiswa, Bapperida berpesan agar pengalaman selama berada di tengah masyarakat dapat menjadi bekal untuk terus belajar, memahami persoalan secara lebih nyata, serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian sosial.

“Penarikan hari ini menandai berakhirnya pelaksanaan KKN, tetapi bukan berarti berakhirnya silaturahmi dan kolaborasi,” pesannya.

Bapperida berharap kerja sama Universitas Alma Ata dengan Pemerintah Kabupaten Magelang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Alma Ata, disampaikan selamat kembali ke kampus dengan membawa pengalaman, pembelajaran, dan cerita baik dari Kabupaten Magelang.

Kegiatan penarikan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dapat terus berjalan beriringan dalam menghadirkan pengetahuan dan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah.